Matesih — Kantor Layanan Lazismu Matesih menggelar kegiatan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) yang bertempat di Gedung IPHI Matesih, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus LAZISMU Matesih, Lazismu PDM, Sekretaris PDM, relawan, serta unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah Matesih.
Rapat kerja ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja tahun sebelumnya sekaligus merumuskan strategi dan rencana program LAZISMU Matesih ke depan agar semakin optimal dalam pelayanan kepada umat, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ketua Kantor Layanan LAZISMU Matesih dalam sambutannya menyampaikan bahwa raker menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pengurus serta meningkatkan profesionalitas dalam pengelolaan dana umat. “LAZISMU harus terus berinovasi dan menjaga amanah agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.
Kegiatan raker juga diisi dengan sesi sosialisasi ZIS yang disampaikan oleh Bapak Teguh Anshori selaku Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar. Dalam paparannya, beliau menjelaskan tiga alasan utama mengapa LAZISMU menjadi rujukan utama dalam pembayaran zakat, infak, dan sedekah.
Alasan pertama, LAZISMU merupakan lembaga yang legal dan resmi, serta satu-satunya lembaga di Persyarikatan Muhammadiyah yang diberi mandat untuk menghimpun dan mengelola dana ZIS. Legalitas ini menjadi jaminan bahwa pengelolaan dana dilakukan sesuai dengan regulasi dan prinsip syariah.
Alasan kedua adalah tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap LAZISMU. Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya jumlah muzakki dan donatur setiap tahunnya. Kepercayaan tersebut lahir dari transparansi, akuntabilitas, serta laporan keuangan yang dapat diakses secara terbuka.
Sementara alasan ketiga adalah penguatan sistem satu atap, di mana seluruh pengelolaan ZIS di lingkungan MuhLAZISMUammadiyah terintegrasi melalui . Dengan sistem ini, distribusi dana dapat lebih terarah, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan. "satu atap bukan sebagai monopoli dana ke LAZISMU Daerah melainkan upaya koordinasi dana agar tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan,"ungkapnya.
Melalui raker dan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengurus LAZISMU Matesih semakin memahami peran strategisnya sebagai pengelola dana umat, serta mampu memperkuat komitmen untuk menjadikan Lazismu sebagai lembaga filantropi Islam yang profesional, amanah, dan berkemajuan.
Berita
Teguh Anshori :Satu Atap LAZISMU Bukan Upaya Monopoli Keuangan
Mari Berdonasi!
Terinspirasi oleh berita ini? Berikan kontribusi terbaik Anda untuk membantu sesama.
Donasi Sekarang