Jaten – Dalam rangka memeriahkan Milad ke-13 MI Muhammadiyah Suruhkalang, LAZISMU Karanganyar turut menghadirkan kegiatan bazar sayur segar yang disambut antusias oleh wali murid, guru, dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LAZISMU dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor pertanian sekaligus menyediakan bahan pangan segar bagi masyarakat.

Bazar Sayur Segar petani JATAM merupakan program rutin LAZISMU Karanganyar. Sayuran yang dibagiikan dalam bazar sayur berasal dari hasil panen petani binaan Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang selama ini mendapatkan pendampingan dalam pengembangan usaha pertanian.

Sayuran segar yang dibagikan meliputi sawi, terong, kobis, dan sawi sendok dalam bazar dan dibagikan secara gratis. Kehadiran bazar ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh sayuran segar berkualitas, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan hasil pertanian petani lokal kepada masyarakat luas.

Ketua Badan Pengurus LAZISMU Karanganyar, Akhmad Zaki menyampaikan bahwa program Bazar Sayur merupakan salah satu bentuk nyata pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui program ini, LAZISMU berupaya menghubungkan petani dan masyarakat dalam sebuah rantai kebaikan yang saling menguatkan.

“Bazar Sayur ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani binaan Jamaah Tani Muhammadiyah sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan mempertemukan hasil panen petani dan kebutuhan masyarakat, kami berharap program ini mampu menciptakan kemandirian ekonomi petani, memperkuat ketahanan pangan, serta menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, LAZISMU berharap program Bazar Sayur dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Sinergi antara LAZISMU, Jamaah Tani Muhammadiyah, lembaga pendidikan Muhammadiyah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan umat.