Jumapolo – Lembaga Zakat Infak dan Shodqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Karanganyar bersama KBIHU Zam-Zam Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar sukses menggelar kegiatan penyembelihan hewan DAM Haji Tamattu’ pada 29 Mei 2026. Pelaksanaan penyembelihan ini dilakukan di Kandang Ternak Pimpinan Ranting Muhammadiyah Lemahbang Jumapolo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan domba yang akan disembelih merupakan hasil dari ternak Jamaah Ternak Muhammadiyah(JATAM).

Sinergi antara LAZISMU dan KBIHU Zam-Zam menjadi Istimewa sebab ini pertama kalinya pelaksanaan penyembelihan DAM Hadyu dilaksanakan di Karanganyar.
Sofyan Hadi, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karanganyar yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan DAM Hadyu tidak hanya menjadi bagian dari kesempurnaan ritual ibadah haji, tetapi juga mendukung terwujudnya ekosistem haji yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Daging hasil penyembelihan kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima sehingga memberikan manfaat sosial yang lebih luas,” ungkapnya.

Meski menjadi penyelenggaraan perdana, antusiasme jamaah haji terbilang tinggi, tercatat sebanyak 119 orang menitipkan pembayaran DAM ke LAZISMU Karanganyar, agar dapat disalurkan secara tepat dan sesuai syariat.

Jumadi, Sekretaris KBIHU ZAM-ZAM Karanganyar menjelaskan bahwa pelaksanaan penyembelihan dan distribusi DAM Hadyu tahun ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan LAZISMU Kabupaten Karanganyar sebagai mitra penyaluran. Menurutnya, program ini menjadi wujud nyata sinergi dalam menghadirkan manfaat ibadah haji yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan.

Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, pelaksanaan DAM Hadyu di tanah air juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kepedulian sosial dan pemberdayaan umat.

“Semoga seluruh jemaah yang telah menitipkan DAM memperoleh keberkahan, dimudahkan dalam ibadah, serta meraih predikat haji yang mabrur,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, LAZISMU Karanganyar turut melibatkaan juru sembelih halal (JULEHA) bersertifikasi BNSP, selain itu untuk memastikan distribusi tepat sasaran LAZISMU Karanganyar menggandeng perwakilan Kantor Layanan LAZISMU untuk pelaksanaan distribusi serta membantu mempercepat proses packing. Yang lebih penting lagi, 119 ekor domba dikemas menggunakan wadah yang ramah lingkungan yaitu besek bambu.